SMAYO IKUTI WEBINAR PENINGKATAN KOMPETENSI DIGITAL DAN TATA KELOLA SEKOLAH INOVASI KETAHANAN PANGAN

Bertempat di Ruang Meeting SMA Negeri 1 Yosowilangun, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMAN 1 Yosowilangun mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui zoom meeting pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kompetensi Digital dan Tata Kelola Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan” juga diikuti oleh sekolah jenjang SMA dan SMK Negeri dan Swasta di wilayah Provinsi Jawa Timur.

SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan) merupakan salah satu inovasi yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Inovasi ini dilaksanakan oleh seluruh sekolah jenjang Pendidikan menengah di wilayah provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Pak Aries (sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., MM), kegiatan SIKAP ini juga mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. “Sekolah SIKAP merupakan program unggulan yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, program ini mengajak kita semua untuk terus bergerak, berbuat dan berinovasi terutama yang berkaitan dengan Inovasi Ketahanan Pangan di sekolah masing-masing. Kita semua juga telah melihat bagaimana luaran SIKAP ini telah menjadi praktik baik banyak banyak sekolah di wilayah provinsi Jawa Timur”. Tegasnya.

Pak Aries dalam sambutannya juga menyapa beberapa sekolah melalui ruang virtual, diantaranya SMK Negeri Darul Ulum, Banyuwangi dan SMA Negeri 8 Malang. Antusiasme guru dan tenaga kependidikan di berbagai sekolah di wilayah Provinsi Jawa Timur ini begitu tinggi, sehingga ruang virtual zoom yang disediakan, penuh dengan peserta. Kegiatan ini juga disiarkan secara live melalui streaming YouTube GTK Jatim TV.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMA Negeri 1 Yosowilangun, Ujang Fahmi Abdillah, S.Si., M.Pd., menyambut baik inovasi sekolah SIKAP yang digagas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, ini. Di sela-sela mengikuti webinar, Pak Ujang (sapaan akrab Kepala SMAN 1 Yosowilangun) menyampaikan bahwa webinar seperti ini penting dan perlu untuk diikuti oleh GTK di sekolah, selain sebagai bagian dari peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga memberikan banyak informasi baru kepada GTK terutama dalam rangka menyiapkan dan menyambut semester ganjil tahun pelajaran 2026/2027. “Webinar seperti hari ini penting bagi kita semua, utamanya dalam rangka meningkatkan kompetensi kita semua sebagai pendidik agar adaptif terhadap perubahan terutama adaptif terhadap teknologi. Sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur tadi, penggunaan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran kini telah marak, guru harus adaptif terhadap ini, sehingga kualitas pembelajaran menjadi meningkat dan baik”. Tegasnya.

Sesi materi dipimpin oleh moderator Dra. Anastasia Moertodjo, dibuka dengan sesi sapaan dan memberikan pantun kepada peserta. Kemudian paparan materi langsung disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Isnawati, M.Si. Dalam paparan materi yang disampaikan, Prof. Isna (Sapaan Prof. Dr. Isnawati, M.Si) menyampaikan bagaimana inovasi ketahanan pangan lahir dari dalam kelas, oleh guru-guru bersama murid. Wakil Dekan Bidang I UNESA ini juga menyampaikan bagaimana pentingnya melahirkan ketahanan pangan dari aktivitas belajar di kelas, menuju ke kebun sekolah, sehingga bukan hanya bersifat konseptual namun juga praktik nyata dalam pembelajaran.

“Inovasi Ketahanan Pangan yang lahir dari kelas-kelas ini akan menjadi praktik baik bagi kita semua, bagaimana anak-anak kita diajarkan mengelola, melakukan, dan bahkan mempraktikkan materi-materi pelajaran ke dalam aksi nyata yang mendukung Astacita Presiden RI. Bonus demografi yang dikelola dengan baik, mulai dari lingkungan sekolah hingga dalam kehidupan nyata sehari-hari, maka bukan tidak mungkin Indonesia Emas 2045 akan dengan mudah kita capai”. Tegasnya pada paparan materi daring.

SMA Negeri 1 Yosowilangun sendiri telah mengintegrasikan SIKAP ke dalam aktivitas belajar, integrasi SIKAP ke dalam beberapa mata pelajaran di sekolah adalah aksi nyata dan bentuk dukungan SMAYO terhadap inovasi yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. “Melalui sekolah SIKAP ini kita berharap SMAYO menjadi sekolah yang bukan hanya berfokus pada bagaimana membentuk murid yang berprestasi, namun juga karakter baik akan tumbuh subur pada diri murid, tentu aktivitas ini dapat kita wujudkan melalui sekolah SIKAP, dukungan bapak ibu guru juga menjadi factor kunci sehingga SMAYO mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas intelektual namun juga cerdas spiritual”. Tegas Kepala SMAN 1 Yosowilangun di akhir sesi daring. (@humassmayo)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
PENGUMUMAN KELULUSAN 2025/2026
Pengumuman Kelulusan 2025/2026