HUMAS – Sekolah sebagai rumah kedua bagi murid sudah selayaknya dapat menjadi tempat yang nyaman bukan hanya untuk belajar, namun juga berkembang, bertumbuh, berkarya dan melahirkan ragam inovasi, sehingga perwujudan visi misi sekolah selaras dan dapat dengan mudah diwujudkan. Kerja sama dan kolaborasi adalah keniscayaan dalam rangka mewujudkan itu semua. Bukan sekadar kolaborasi internal sekolah namun juga dengan pihak lain yang terkait baik secara langsung maupun tidak langsung dengan program sekolah yang dirancang.
Dalam rangka mewujudkan itu semua, SMAN 1 Yosowilangun menjalin kerjasama dengan pemerintah desa Kebonsari melalui kegiatan Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Rapi dan Indah). Kegiatan ini juga melibatkan murid baru peserta MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Selain menjadi agenda utama dalam rangkaian kegiatan MPLS, Sekolah ASRI ini adalah wujud nyata komitmen sekolah khususnya bidang HUMAS untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya pemerintah desa Kebonsari, tempat sekolah berada.
Sekolah ASRI adalah upaya dalam rangka mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, sehat, rapi dan indah melalui rangkaian kegiatan pendukung seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Pada Kamis (16/7), dengan mengambil titik lokasi di jalan utama sekolah, sebanyak 266 murid baru bersama guru pendamping juga masyarakat sekitar dan perangkat desa Kebonsari, Yosowilangun, digelar kegiatan bersih lingkungan. Kegiatan ini berlangsung mulai jam 09.00 wib sampai dengan selesai.





Pantauan di lapangan menunjukkan tingginya antusiasme murid baru juga masyarakat sekitar dalam rangka mendukung program Sekolah ASRI ini. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang terlibat. Bukan hanya itu, dukungan pemerintah desa Kebonsari juga menjadi salah satu faktor penting suksesnya kegiatan Sekolah ASRI ini. Sebanyak 266 peserta didik baru, turut serta dalam kegiatan. Dimulai dari membersihkan lingkungan sekitar dengan mengambil titik lokasi sepanjang jalan masuk utama sekolah, murid baru ini disebar di sisi kanan dan kiri jalan utama, berbaur dengan masyarakat membersihkan lingkungan sekitar.
Bukan hanya membersihkan lingkungan, ada juga kegiatan penataan tanaman hias sebagai simbol dukungan dan kepedulian sekolah terhadap keindahan lingkungan sekitar terutama jalan utama masuk sekolah. Di sisi kanan dan kiri jalan utama, ditempatkan beberapa tanaman hias seperti pucuk merah, sebagai penanda sekaligus mempercantik akses jalan masuk ke sekolah, ditempatkan berjejer rapi sepanjang jalan utama ini. Penataan ini dilakukan untuk menghadirkan ‘wajah berbeda’ SMAYO. Setiap orang yang akan masuk ke lingkungan sekolah, mereka akan melalui jalan utama ini, yang menampilkan lingkungan berbeda, lebih bersih, lebih rapi, lebih indah dan lebih asri.
Adapun bentuk dukungan masyarakat dan pemerintah desa Kebonsari dalam kegiatan ini, selain terlibat langsung selama kegiatan, pihak sekolah juga ingin memastikan perawatan tanaman yang ditempatkan di sepanjang jalan masuk, dibantu dan dilakukan oleh masyarakat sekitar, sehingga keberlanjutan tetap terjaga. Melalui pemerintah desa Kebonsari, masyarakat diharapkan ikut merawat tanaman yang ada di sepanjang jalan masuk utama ke sekolah, terutama yang terdekat dengan rumah masing-masing. “Kegiatan ini adalah wujud nyata sekolah dalam berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat sekitar, harapannya selain mendukung program Sekolah ASRI juga ingin menghadirkan kondisi yang berbeda, lebih indah dan lebih bersih, sehingga orang akan tahu bahwa inilah wajah SMAYO sebenarnya”, tegas Abdul Muis, waka HUMAS sekaligus penggagas kegiatan.
Pada kesempatan yang lain, Wakil Kepala bidang Kesiswaan menambahkan bahwa kegiatan Sekolah ASRI ini sengaja dimasukkan ke dalam rangkaian kegiatan MPLS, agar murid baru ikut serta menjaga dan merawat sekolah, bukan hanya di dalam namun juga memperkuat kolaborasi ke luar. “Melalui kegiatan ini kami berharap murid baru dapat langsung dan lebih cepat beradaptasi dengan sekolah, sebelum masuk ke gerbang sekolah, mereka telah mengenal dengan baik lingkungan terdekat dengan sekolah, selain menguatkan kerjasama dengan masyarakat sekitar juga sebagai sarana belajar bagi murid terutama murid baru”. Tambah Bu Ika (sapaan akrab Ika Retno Pratiwi, S.Pd), Wakil kepala bidang Kesiswaan.
Melalui kegiatan Sekolah ASRI ini SMAYO berusaha mewujudkan lingkungan bersih dan rapi indah, sehingga murid akan betah berada di sekolah, bukan hanya untuk belajar namun juga mengembangkan kompetensi dan potensi diri. Demikian seperti yang disampaikan Ujang Fahmi Abdillah, S.Si., M.Pd., Kepala SMAN 1 Yosowilangun di sela-sela kesibukannya dalam rapat bersama Komite Sekolah. (@humassmayo).






